Inilah Keunggulan Plastik Biodegradable yang Belum Banyak Diketahui

Inilah Keunggulan Plastik Biodegradable yang Belum Banyak Diketahui

Produk plastik biodegradable baru-baru ini memang cukup hangat diperbincangkan. Plastik sendiri merupakan produk yang banyak sekali digunakan dalam kehidupan manusia. Sehingga tak heran jika produksi plastik dari tahun ke tahun terus meningkat karena plastik sudah menjadi alat bantu yang relatif kuat, ringan dengan harga yang bersahabat tentunya.

Masalah Plastik Secara Global

Salah satu masalah plastik secara global adalah karena produk ini relatif nondegradable sehingga memang pemanfaatannya perlu dikendalikan. Plastik bukan barang yang mudah terurai. Butuh waktu dalam hitungan tahun agar produk plastik bisa terdegradasi. Bahkan hasil degradasi dari plastik pun masih menimbulkan permasalahan baru, yaitu pencemaran tanah.

Tahukah Anda, ada sekitar 10 hingga 20 juta ton sampah plastik mencemari lautan kita setiap tahunnya. Bahkan ada sebuah studi yang mengatakan bahwa ada sekitar 5 trilyun partikel plastik dengan berat hingga 268.940 ton kini mengambang di lautan. Itu bukanlah masalah yang sepele karena berdampak pada kerugian akibat kerusakan ekosistem laut mencapai 13 miliyar setiap tahunnya. Biota laut pun tdak luput dari akibat masalah tersebut.

Plastik yang beredar di pasaran saat ini memang sebagian besar terbuat dari polimer sintetik dari minyak bumi yang memiliki sifat sulit untuk terurai. Sehingga hal tersebut menambah parah pencemaran lingkungan serta menurunkan kualitas air dan juga tanah menjadi tidak subur. Sehingga untuk mengatasi masalah tersebut, dikembangkanlah produk plastik biodegradable.

Keunggulan Plastik Jenis Biodegradable

Sebuah inovasi plastik yang terbuat dengan bahan-bahan yang lebih ramah lingkungan sehingga produk plastik ini memang lebih mudah terurai. Sangat penting untuk mulai mengganti produk plastik konvensional dengan produk yang lebih ramah lingkungan, yaitu plastik biodegradable.

Pada umumnya plastik konvensional memiliki bahan dasar dari petroleum, gas alam dan batu bara yang sulit terurai. Sedangkan untuk plastik yang biodegradable ini terbuat dari senyawa yang ditemukan pada tanaman seperti selulosa, kolagen, protein dan kasein.

Plastik yang termasuk jenis biodegradable diantaranya ada polyhidroksialkanoat (PHA) dan poli-asam amino. Itu berasal dari sel bakteri polylaktida (PLA) yang merupakan hasil modifikasi asam laktat dari hasil perubahan zat tepung jagung atau kentang oleh mikroorganisme dan juga poliaspartat sintesis yang dapat terdegradasi dengan baik.

Inovasi plastik jenis biodegradable memang terus dikembangkan. Karena misalnya pada produk plastik yang terbuat dari bahan dasar tepung, memiliki waktu degradasi atau dapat terdekomposisi dalam waktu 10 hingga 20 kali lebih cepat daripada plastik konvensional yang membutuhkan waktu sekitar 50 tahun. Bahkan keunggulannya, hasil dari degradasi tersebut bisa digunakan sebagai makanan hewan ternak atau digunakan sebagai pupuk kompos. Plastik biodegradable ketika dibakar juga tidak menyebabkan dampak berbahaya.

Penggunaan Plastik Jenis Biodegradable di Indonesia

Produk plastik jenis biodegradable sendiri di Indonesia memang terus dikembangkan. Apalagi Indonesia merupakan penghasil tanaman penghasil tepung yang cukup besar seperti beras, singkong, kentang, jagung dan lainnya. Disisi lain, harga umbi-umbian di Indonesia juga relatif terjangkau.

Meskipun begitu, sayangnya jenis plastik yang ramah lingkungan ini masih jarang digunakan di Indonesia. Tampaknya memang masih perlu adanya dukungan yang besar dari semua pihak, terutama pemerintah selaku pemberi regulator, industri kimia dan proses serta dari kesadaran masyarakat sendiri untuk menggunakan produk plastik yang lebih ramah lingkungan. Mengingat harga plastik biodegradable sendiri memang lebih mahal daripada plastik konvensional.